2b3635957090659e9bc0f8c2cd19db41
By: 22 02-01-2026

DLH Kota Bekasi Aktif dalam Pengendalian Sampah Selama Perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026

KOTA BEKASI - Dalam rangka menjaga kebersihan, kenyamanan, dan kesehatan lingkungan selama perayaan Hari Raya Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bekasi berpartisipasi aktif dalam pengendalian dan penanganan sampah melalui kesiapsiagaan sistem persampahan secara intensif dan terpadu di seluruh wilayah Kota Bekasi.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Bekasi menyampaikan  periode Natal dan Tahun Baru (Nataru) merupakan salah satu momen dengan peningkatan aktivitas masyarakat yang cukup signifikan, sehingga berpotensi menimbulkan lonjakan timbulan sampah. Peningkatan tersebut umumnya terjadi di kawasan permukiman, rumah ibadah, pusat perbelanjaan, terminal, stasiun, ruang publik, jalur utama kota, serta lokasi-lokasi perayaan dan keramaian.

Berdasarkan hasil monitoring dan evaluasi lapangan, selama periode perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 tercatat adanya fluktuasi volume timbulan sampah yang masuk ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA). Kepala UPTD TPA menyampaikan bahwa pada hari tertentu volume sampah yang masuk ke TPA tercatat hanya sekitar 800 ton sampai dengan 1200 ton per hari, angka tersebut dinilai relatif lebih rendah dibandingkan dengan rata-rata timbulan sampah harian pada periode sebelumnya.

Pengendalian sampah selama perayaan Hari Raya Natal pada 25 Desember 2025 berhasil dilaksanakan secara optimal, dengan total timbulan sampah yang tertangani mencapai 25 ton. Timbulan sampah tersebut berasal dari berbagai titik lokasi rumah ibadah gereja yang tersebar di seluruh wilayah Kota Bekasi, seiring dengan meningkatnya aktivitas peribadatan dan mobilitas jemaat. Seluruh sampah yang dihasilkan dapat ditangani dengan baik melalui kesiapsiagaan petugas kebersihan, pengaturan ritase armada pengangkut, serta koordinasi lintas UPTD yang dilakukan secara terpadu sejak sebelum hingga pasca pelaksanaan perayaan.

Sementara itu, pada puncak perayaan Tahun Baru 1 Januari 2026, volume timbulan sampah yang dihasilkan dari berbagai titik lokasi keramaian, ruang publik, dan kawasan pusat aktivitas masyarakat di seluruh Kota Bekasi tercatat sebesar 30 ton. Peningkatan timbulan sampah pada momentum pergantian tahun tersebut tetap dapat dikendalikan berkat optimalisasi sistem pengangkutan, penempatan armada di titik-titik strategis, serta pelaksanaan monitoring dan evaluasi lapangan secara berkelanjutan guna mencegah terjadinya penumpukan sampah.

Capaian ini mencerminkan efektivitas upaya pengendalian sampah yang dilakukan secara terencana dan berkesinambungan oleh Pemerintah Kota Bekasi melalui Dinas Lingkungan Hidup, sekaligus menunjukkan pentingnya sinergi antara pemerintah, petugas kebersihan, dan partisipasi aktif masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan pada momentum hari besar keagamaan dan perayaan akhir tahun.

Jika dilihat secara kumulatif dari seluruh UPTD di Kota Bekasi, kondisi ini menunjukkan tren positif pengurangan timbulan sampah. Hal tersebut menjadi indikator bahwa upaya edukasi kepada masyarakat, kegiatan sosialisasi pengelolaan sampah, serta penerapan regulasi yang konsisten telah mulai memberikan hasil nyata di lapangan.

Pemerintah Kota Bekasi melalui Dinas Lingkungan Hidup akan terus memperkuat kolaborasi dengan masyarakat dan para pemangku kepentingan lainnya guna menjaga keberlanjutan pengendalian sampah, khususnya pada momentum hari besar keagamaan dan periode peningkatan aktivitas masyarakat.

Menindaklanjuti kondisi tersebut, walaupun adanya fluktuasi volume timbulan sampah yang masuk ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) DLH Kota Bekasi tetap menyiapkan langkah-langkah antisipatif sejak dini dengan menyiagakan personel kebersihan, armada pengangkut sampah, serta sarana dan prasarana pendukung guna memastikan pelayanan persampahan tetap berjalan optimal selama periode Natal dan Tahun Baru. 

“Peningkatan timbulan sampah selama Nataru merupakan kondisi yang harus diantisipasi secara serius. Oleh karena itu, DLH Kota Bekasi menyiapkan pola pengangkutan yang lebih intensif, pengaturan shift petugas, serta optimalisasi armada agar tidak terjadi penumpukan sampah di lapangan,” ujar Kepala DLH Kota Bekasi.

Sebagai bagian dari upaya pengendalian sampah, DLH Kota Bekasi melaksanakan sejumlah langkah strategis, antara lain peningkatan frekuensi pengangkutan sampah, khususnya pada hari libur nasional dan malam pergantian tahun. Armada dan kru kebersihan disiagakan di titik-titik rawan peningkatan timbulan sampah, dengan dukungan koordinasi bersama UPTD Kebersihan Kecamatan serta UPTD Tempat Pembuangan Akhir (TPA) agar alur pengangkutan dan pembuangan sampah berjalan lancar.

DLH Kota Bekasi juga melakukan monitoring dan evaluasi harian terhadap volume timbulan sampah selama periode Nataru. Pemantauan lapangan dilakukan secara langsung di lokasi-lokasi strategis dan pusat keramaian untuk memastikan pengelolaan Tempat Penampungan Sementara (TPS) berjalan optimal serta sampah dapat segera diangkut ke TPA tanpa menimbulkan penumpukan yang berpotensi mengganggu kebersihan dan kenyamanan masyarakat.

Untuk mendukung operasional tersebut, DLH Kota Bekasi mengerahkan sebanyak 71 unit armada pengangkut sampah, yang terdiri dari dump truck, arm roll, compactor, dan kendaraan pendukung lainnya. Selain itu, sebanyak 456 orang kru kebersihan disiagakan secara bergilir selama 24 jam guna memastikan pelayanan persampahan tetap berjalan maksimal, meskipun di tengah masa libur panjang perayaan Natal dan Tahun Baru.

Selain upaya teknis di lapangan, DLH Kota Bekasi juga mengimbau seluruh masyarakat untuk turut berperan aktif dalam pengendalian sampah dengan membuang sampah pada tempat dan waktu yang telah ditentukan, mengurangi penggunaan sampah sekali pakai, serta melakukan pemilahan sampah sejak dari sumbernya.

“Keberhasilan pengendalian dan penanganan sampah tidak hanya bergantung pada pemerintah, tetapi membutuhkan dukungan dan partisipasi seluruh masyarakat. Kami mengajak warga Kota Bekasi untuk bersama-sama menjaga kebersihan lingkungan selama perayaan Natal dan Tahun Baru,” tambahnya.

Dengan kesiapsiagaan dan partisipasi aktif tersebut, DLH Kota Bekasi berharap perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 dapat berlangsung dengan aman, nyaman, tertib, dan bersih. Upaya pengendalian sampah ini diharapkan mampu menciptakan lingkungan kota yang sehat dan kondusif, sehingga masyarakat dapat merayakan momen Nataru dengan aman dan tenteram. Penanganan sampah merupakan tanggung jawab bersama, dan melalui kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat, Kota Bekasi diharapkan tetap bersih dan tertata selama masa libur akhir tahun. (mms)

Pemkot Bekasi DLH Nataru